Dari Tim Anti Rayap | KEGAGALAN DAN KELEMAHAN JOKOWI

Dari kami tim Anti Rayap memposting artikel ini.  Bagi anda yang mau anti rayap klik obatrayap.com  Dan anda yang mau baca artikelnya silahkan baca terus.  Beberapa Kegagalan dan kelemahan Jokowi saat menjabat sebagai walikota Solo terutama sekali adalah sikap negatif karena tidak pernah ambil gaji. Hal ini dinilai sebagai kegagalan dalam mensejahterakan keluarga dan mendzolimi diri sendiri.

Tidak adanya kesempatan untuk memberikan sedikit tips / hadiah dalam bentuk materi walaupun itu adalah upaya kerjasama demi rasa saling menguntungkan antara pihak investor dan pendapatan sampingan bagi Jokowi demi keluarganya adalah konyol dan sangat tidak lazim, dan dinilai tidak bisa memanfaatkan posisi jabatan sebagai walikota, yang seharusnya bisa mendapat berbagai keuntungan demi kepentingan’ bersama.

Sistem pemerintahan yang bersih, dengan memberlakukan Pengurusan KTP yang hanya 1 jam dengan biaya Rp. 5000 (lima ribu), kepengurusan sertifikat & surat2 ijin dengan batas waktu penyelesaian maksimal 6 hari dengan transparansi biaya yang harus di pampang jelas di masing2 kelurahan / dinas terkait, sungguh sangat2 tidak manusiawi, .. KARENA sama sekali tidak memberi kesempatan kepada dinas2 terkait untuk mendapat upah sampingan.

Di batasinya investor untuk mendirikan Mall-mall dan lebih mementingkan pasar-pasar tradisional yang cenderung mementingkan orang2 mlarat dan kumuh. Seringkali secara diam2 membawa palu godam ke lapangan untuk mengecek langsung kwalitas beton pada pembangunan2 gedung/pasar yang seharusnya itu tidak perlu dilakukan, karena bisa dengan menunggu laporan dari pihak pelaksana. hal semacam ini bisa dikategorikan sebagai “buang2 energi” .. karena tidak ada gaji tambahan untuk itu.

Tidak adanya kata ampun bagi para koruptor dan para pegawai yang tidak mau masuk pada system pemerintahannya (yang cenderung di tuntut bekerja cepat), merupakan tindakan yang bisa dikategorikan sebagai langkah maju karena bagaimana pun juga koruptor adalah penguras anggaran.

Terlalu rajin mengontrol di lapangan secara langsung juga dinilai sangat tepat, karena sama sekali tidak memberikan kesempatan mark up untuk proyek2 pembangunan yang seharusnya bisa memberi keuntungan lebih dan upah sampingan bagi pihak/instansi terkait sebagai pelaksana.

Terlalu mementingkan kalangan menengah ke bawah, sehingga seringkali kebijakannya tidak memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi para pengusaha besar, terutama pengembang mega mall. Seharusnya yang miskin biarlah miskin dan tidak usah di beri berbagai fasilitas, karena itu sudah menjadi nasib mereka.

Badannya yang kurus karena terlalu sibuk mementingkan kalangan menengah bawah, bisa di kategorikan sebagai orang yng sama sekali tidak bisa memanfaatkan posisi jabatannya yang seharusnya bisa meraup keuntungan yang sebesar-besarnya bagi masa depan sanak keluarganya.

Dengan berbagai kelemahan dan kekurangan diatas, apakah JOKOWI layak menjadi pemimpin …….???

MARI KITA LIHAT VIDEO DARI SUMBERNYA DI BAWAH INI :

JANGAN LUPA KOMEN di bawah ya … Tks

 

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *